Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Agama Pasuruan

ANALISIS GENDER DALAM AYAT AYIQAQ (PERCERAIAN)

ANALISIS GENDER DALAM AYAT SYIQAQ (PERCERAIAN)

Oleh :

ABDUL MUSTOPA, SHI., MH (HAKIM PA PASURUAN)

ABSTRAK

Islam adalah agama yang sangat serius mengajarkan dan menegakkan keadilan termasuk dalam hal relasi antara laki-laki dan perempuan. Tidak ada satu pun aturan syariat yang menyimpang dari prinsip-prinsip keadilan.

Dimensi keadilan gender dalam ayat syiqaq setidaknya dapat dilihat dari tiga poin pertama tidak menyudutkan salah satu pihak sebagai penyebab terjadinya pertengkaran, kedua memberi hak yang sama dalam hal ishlah, ketiga menggambarkan peluang yang sama untuk perbaikan selama hakam dari kedua belah pihak betul-betul memiliki keinginan yang kuat untuk mencari penyelesaian dan jalan keluar dari masalah.

Menggunakan perspektif gender dalam menangani konflik dalam perkawinan diyakini akan memperbesar peluang keberhasilan upaya damai tersebut. Hal ini khususnya karena ketika telah terjadi masalah dalam kehidupan sepasang suami istri, tentu saja masing-masing pihak menginginkan agar penyelesaian masalah mereka dilakukan dengan cara yang adil, artinya, tidak ada pihak yang lebih diprioritaskan dibanding yang lain. Hakam (juru damai) yang memiliki sensitivitas gender relatif akan lebih potensial untuk menyelesaikan masalah dibanding juru damai yang tidak memiliki sensitifitas gender.

Kunci : Gender, Syiqaq

Artikel Lengkap : Klik disini

Bagikan